Senin, 22 April 2019

Your greatness is not what you have, its what you give

Ada kalanya kita butuh banyak uang untuk berbagi. Tapi bisa kok kita ga punya uang dan tetap berbagi hehe, 
Ada yang duitnya milyaran tapi gak berbagi sama sekali, ada yang miskin tapi tiap hari selalu berbagi, 
Ada kalanya kita butuh peralatan canggih untuk berkarya. Tapi sangat bisa kok peralatan seadanya dan tetap bikin masterpiece.
Bahkan ada yang punya equipment lengkap dan doing nothing with it, sementara banyak yang bermodal nekat tapi berkaryanya keren. :(
Jadi hidup ini bukan tentang apa yang kita punya, sehebat apa, seindah apa, secanggih apa, se-kekinian apa. Dimana letak bahagia dan berkahnya kalau semua buat diri kita seorang dan ngga bawa manfaat bagi sekitar ??
Ini tentang apa yang bisa kita berikan pada orang lain dengan se-apa adanya kita. Apa yang bisa kita beri dengan memaksimalkan se-gitu gitunya kita .
Kalau  kita nunggu dilebihkan materi, skill, ilmu yang hebat, peralatan, dan lain lain mau berbagi. Sampai kapan kita akan mengundur undur ?
Iya kalau rejeki kita bakal ‘dilebihi’ sama yang diatas. Kalau engga, kapan kita berbaginya??
Kalau kita ga bisa bantu banyak tapi punyanya waktu, ya gunakanlah waktu untuk berbagi. Kalau kita ga punya duit tapi bisa berbagi pakek tenaga, ya gunakanlah tenaga kita untuk berbagi. Kalau kita ga punya peralatan, ya gunakanlah apa yang ada.
Kita emag ga punya semua hal, tapi kita selalu punya hal-hal untuk dibagi :) yang dengan hal tersebut ada satu orang tersenyum, ada satu orang lain yang urusannya dimudahkan, ada satu orang lain yang terinspirasi, ada satu orang lain yang terbantu mengambil keputusan, ada satu orang lain yang terlepas dari kesulitan, ada orang orang yang matanya dapat melihat harapan.
Belum bisa berbagi ke banyak ndak apa apa. Satu, cukup. Satu, dan terus menerus. Satu, dan dengan tulus. Kan arti kata ‘Bermanfaat’ itu berlaku untuk semua jumlah :)
Mau sedikit, ataupun banyak, namanya tetap bermanfaat. Tetap berbagi. Nanti kalau sudah mungkin membantu lebih banyak orang, ya nikmati dan syukuri. Daripada sibuk nunggu waktu yang tepat untuk melakukan satu kebaikan besar, lebih baik mulailah dari apa yang kita bisa lakukan sekarang. Satu, satu sedikit dan seadanya, tapi terus menerus :)
Suatu hari ketika diri udah terjerat candu nya berbagi, ketika waktu2 kita sesak dengan ‘Memberi dan menerima hal baik’, kita bakal ngelihat kebelakang dan tahu.
Kalau kebaikan2 kecil yang kita bagi, yang seadanya itu, yang berani kita mulai mesti impactnya cuma buat satu-dua orang itu, ternyata beranak pinak sampai besarnya ga sanggup kita ukur , Alhamdulillah kan, dan saat itu kita bersyukur karena telah memilih untuk memulai.
Tentang berbagi, Jangan lupa berbagi,
Berkahnya berbagi :)

Natatulisan__
220419

Minggu, 21 April 2019

Tangisan Malam

Kisah hati yang tak sampai harapan
Mengukir cinta yang tiada berbalasan
Cukup, malam itu, aku tersedu
Entah apa yang akan kuperbuat, 
Jiwa dan hatiku rusak. 
Karena dia, heu
Dia si penghianat,
Dia si pembohong,
haha.....

Natatulisan__
210419

Sabtu, 20 April 2019

Jalan Kembali


Terkadang hidup ini lucu, ada masa aku mencintai hingga pada akhirnya aku membenci. Yaa, aku mencintai dia yang telah ungkap sejuta janji untuk terus setia dengan cinta. Indah sekali, ketika mendengar itu semua, seolah perhatian tidak hanya aku dapatkan dari keluarga. Ia romantis, peduli hingga akhirnya aku berani mematahkan berbagai perasaan agar aku bisa  tumbuh bersama cinta gombalnya itu.  Hahaha, gombal, memang sihh gombal banget tapi rasanya aku bodoh. Bodoh banget, berbulan-bulan bahkan 5 tahun aku menanti kapan ia akan menguhubungiku secara pasti, tapiii sekelumit alasan dia lontarkan disaat aku mengharapakn kabar bahagia datang darinya. Bahkan alasan itu membuat ku tak habis pikir, kenapa dia menyudutkanku? Kenapa semua kesalahan dia tumpahkan padaku. Harusnya dia bertanya dahulu dan kita saling komunikasi agar keadaan menjadi baik. Tapi apalah daya saat kau memutuskan itu.  Sontak, aku terkejut saat ia mengatakan hal yang mungkin tak pernah terlintas diperkiranku, rasanya aku gila, aku lempar hpku, aku menangis dan tertawa. Pertanyaanku adalah apakah ia mencoba membuatku cemburu buta atau benar adanya?. Ahh gak mungkin, pasti dia bohong, dia kan sudah berjanji ko setega itu dia katakan akan memilih wanita lain. Dia lucu sihh, berbohong ko tentang cinta seperti itu. Tapi kalau memang itu keputusannya, aku hanya bisa berharap yang terbaik untuknya. Karna aku menghargai penantian panjangku, maka aku tidak menyesal atas keputusanku yang telah menungggunya, meskipun pada akhirnya aku tidak bisa memaksakan takdir.
Dia semudah itu melepaskanku, dan aku juga akan berusaha mengikhlaskannya. Dia mungkin tak mengerti seberapa sakit rasanya saat harus bertahan disaat hati dan pikiranku tak sejalan. Seberapa sakit penantian tanpa adanya kepastian yang datang.
Aku yang sangat jauh menemanimu dengan sepenuh hati tapi aku terlalu bodoh, bodoh bertahan disaat kepastian tak kunjung datang. Bhaaiklah... pada akhirnya aku pun pergi. Heuu 
Aku tidak peduli, memang Allah udah menjauhkan kita dari hubungan tanpa ada kejelasan. Aku bersyukur............
Semua sudah cukup sampai disini.
Terimakasih atas luka telah menyayat hati.
Jangan kembali lagi.

Natatulisan__
200419